Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan Pelajaran Sekolah Bagi Siswa SD, SMP, SMA Serta Mahasiswa

•June 20, 2008 • Leave a Comment

Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.

http://organisasi.org/tips-dan-trik-cara-belajar-yang-baik-untuk-ujian-ulangan-pelajaran-sekolah-bagi-siswa-sd-smp-sma-serta-mahasiswa

Advertisements

Pendidikan IPA UNY

•June 19, 2008 • Leave a Comment

SOSIALISASI JURUSAN PENDIDIKAN IPA
Humas FMIPA UNY – 10 April 2008

Dalam rangka dies natalis Universitas Negeri Yogyakarta ke-44, Fakultas MIPA menyelenggarakan seminar sosialisasi jurusan pendidikan IPA pada Kamis 10 April 2008 di Ruang Sidang Gedung Baru FMIPA UNY. Kegiatan yang menghadirkan pembicara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DIY Prof. Dr. Suwarsih Madya dan Ketua Dewan Pendidikan DIY Prof. Wuryadi ini bertema sinergi dewan pendidikan dan dinas pendidikan dalam penyiapan guru IPA terpadu SMP. Dalam seminar ini hadir beberapa guru SMP dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah dan DIY serta Kepala Dinas Pendidikan dan BKD dari kabupaten Cilacap, Purbalingga, Magelang, Purworejo dan Banyumas serta dari provinsi DIY sendiri. Dibuka oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Sugeng Mardiyono yang mengemukakan bahwa kegiatan seminar ini sangat strategis kaitannya dengan visi misi UNY yakni menciptakan insan cendekia, mandiri dan bernurani. Selain itu sinergi antara dewan pendidikan dan dinas pendidikan merupakan perpaduan yang baik untuk mengembangkan mata pelajaran IPA terpadu. Suwarsih Madya mengungkapkan bahwa Pendidikan IPA bermutu adalah pendidikan IPA yang mendukung perkembangan peserta didik menjadi insan yang cerdas otaknya dan cerdas hatinya sehingga berguna bagi dirinya masyarakatnya dan bangsanya dengan mengacu pada terpenuhinya standar nasional pendidikan dalam UU no 19 tahun 2005 yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar sarana prasarana termasuk standar pendidikan dan tenaga kependidikan. Pengembangan silabus IPA SMP menekankan orientasi pada pembelajaran IPA secara terpadu, pengembangan peta konsep menjadi suatu tema, perencanaan tahap-tahap pengembangan pembelajaran menjadi suatu silabus dan pengembangan model-model pembelajaran atau RPP (rancangan pelaksanaan pembelajaran). Pada pelajaran IPA SMP dimungkinkan ada 3 konsep pemaduan yaitu yaitu connected (membelajarkan sebuah konsep dasar dimana konsep-konsep tersebut dipertautkan dengan konsep lain), webbed yaitu berangkat dari tema yang dibangun (idealnya bersama-sama antara guru dengan siswa), atas dasar beberapa konsep dasar yang berhubungan dan integrated dimana guru bekerja sama melihat dan memberikan topik-topik yang berkaitan dan tumpang tindih (dengan mencermati indikator yang telah disusun) dan memadukannya. Sedangkan Wuryadi lebih menggaris bawahi pentingnya kurikulum terpadu karena lebih mendekatkan pada dunia nyata yaitu bersifat interaktif. Selain itu juga dapat membawa cakrawala baru lintas keilmuan dan persoalan dalam kerterkaitan yang bermakna menuju wilayah studi yang luas. Hal ini merupakan kecenderungan baru dalam menyikapi perkembangan ilmu dalam abad 21 dan dapat memberi prespektip baru bagi guru dan murid dalam memahami hubungan konseptual, model baru, dan struktur keilmuan antara disiplin ilmu.

sumber : http://fmipa.uny.ac.id/warta.php?nomor=13

Definisi IPA

•June 19, 2008 • Leave a Comment

Ilmu Pengetahuan Alam, biasa disingkat IPA, adalah sebuah mata pelajaran yang mempelajari ilmu alams sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah tingkat pertama (SMP/SLTP). Namun berbeda pada istilah yang terdapat di sekolah menengah tingkat atas, kata IPA lebih dikenal sebagai salah satu penjurusan kelas yang secara khusus lebih memfokuskan untuk membahas ilmu-ilmu eksakta. untuk siswa

Dalam ilmu pengetahuan, istilah ilmu pengetahuan alam merujuk kepada pendekatan logis untuk mempelajari alam semesta. Ilmu pengetahuan alam mempelajari alam dengan menggunakan metode-metode sains. Ilmu pengetahuan jenis ini berbeda dengan ilmu pengetahuan sosial yang menggunakan metode sains untuk mempelajari perilaku manusia dan masyarakat; ataupun ilmu pengetahuan formal seperti matematika.